Pustaka Digital SMAN 5 Bogor
Generasi Literasi SMANLi
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Generasi Literasi SMANLi
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Tias Sekar Nurjanah - Nama Orang; Aisatul Jannah - Nama Orang; Adji Bima Setyawan Saputra - Nama Orang; Amalia Nur Annisa - Nama Orang; Chairida Azmi Siregar - Nama Orang; Chika Anastasya Aryanto - Nama Orang; Dhita Faradhilla Romadhini - Nama Orang; Dini Umi Ari Ani - Nama Orang; Etik Sulfina - Nama Orang; Fiarriescha Marra Ardhiana - Nama Orang; Hussein Galih Samudra - Nama Orang; Indra Suryana - Nama Orang; Laha Jannatul Ma?wa - Nama Orang; Laila Nurul Hasanah - Nama Orang; Nur Diana Putri Arisqi - Nama Orang; Syafira Damayanti - Nama Orang; Aina Almardhiah - Nama Orang; Zalfa Rosyida - Nama Orang; Wahida Rustiyani - Nama Orang; Agista Supriati - Nama Orang; Antarisa Riski Pratiwi - Nama Orang; Asna Rohmatun Nur Azizah - Nama Orang; Devi Rahmawati Fadilah - Nama Orang; Dimas Tegar Prasetya - Nama Orang; Eli Yuliani - Nama Orang; Faradita - Nama Orang; Ferry Nur Safitri - Nama Orang; Muhammad Rafi Gentawisesa - Nama Orang; Novita Suci Anggreani - Nama Orang; Nurlitasari - Nama Orang; Rizkyana Nur Sabillatul Janah - Nama Orang; Salsa Hudan Nurrohmah - Nama Orang; Siti Wulandari - Nama Orang; Shiva Adisti - Nama Orang; Siti Ajar Ismiyati - Nama Orang;
Computer File · 2019
Buku antologi ini memuat karya dari 34 siswa SLTA (SMK, SMA, MA) Kabupaten Gunungkidul, peserta kegiatan Bengkel Bahasa dan Sastra Indonesia. Tulisan-tulisan fiktif imajinatif dalam antologi ini tak hanya berlatar sekolah atau bertema siswa dan dunia pendidikan, namun juga tentang berbagai problem sosial dan kemanusiaan yang ada di sekeliling para penulisnya. Tulisan yang dimuat dalam buku ini tentu dapat menjadi pemantik dan sekaligus penyulut api kreatif pembaca, terutama anak-anak, remaja, dan generasi muda.
Kegiatan semacam Bengkel Bahasa dan Sastra ini perlu sebagai awal meningkatkan keterampilan berbahasa dan bersastra Indonesia. Karya-karya pesertanya dapat memperkukuh tradisi literasi anak muda, juga dapat memperkaya khazanah sastra Indonesia.
?Kau pikir, aku orang yang selalu bahagia karena tawaku lebih nyaring daripada dirimu?
Kamu salah, menurutmu aku yang notabene anak seorang sopir bus malam, bisa menjadi mahasiswa UGM dengan program studi psikologi, dimana uang kuliah tunggal yang mencapai delapan setengah juta. Kudapatkan dari mana uang sebesar itu tanpa bantuan beasiswa?
Aku kuliah benar-benar dengan merangkak. Hidup itu tidak semudah membalikkan tangan, Mello. .."
(Di Antara Mitos dan Etos, halaman 106)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain